Serius Mau Ngafal Quran? Hindari 9 Hal Ini!

by in Blog November 20, 2021

Assalamu’alaikum, Calon Keluarga Allah!

Artikel ini spesial untuk kamu yang sedang berjuang menjadi penghafal Al-Quran. Mungkin kamu sudah mencoba banyak cara tapi belum maksimal. Sudah gonta-ganti metode tapi masih gagal. Barangkali penghambatnya ada di antara 9 hal berikut ini:

  • Hindari sikap tidak sopan pada guru

Bukan hanya guru yang menerima setoranmu, tapi semua guru. Dari SD sampai SMA. Jika ada satu saja guru yang merasa tersakiti oleh ketidaksopanan kita sebagai murid, maka jangan anggap enteng akibatnya. Bisa jadi kita tidak dianggap sebagai ummat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

ليس منا من لم يجل كبيرنا و يرحم صغيرنا و يعرف لعالمنا حقه

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti hak ulama” (HR. Ahmad dan dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami)

  • Hindari perbuatan dosa

Pasti sudah tidak asing lagi dengan nasihat gurunya Imam Syafi’i yang satu ini.

“Aku pernah mengadukan kepada Waki’ tentang jeleknya hafalanku. Lalu beliau menunjukiku untuk meninggalkan maksiat. Beliau memberitahukan padaku bahwa ilmu adalah cahaya dan cahaya Allah tidaklah mungkin diberikan pada ahli maksiat.” (I’anatuth Tholibin, 2: 190).

  • Hindari menyinggung perasaan orang lain

Hati-hati dengan lisan dan perbuatan kita dalam bergaul. Walaupun kepada teman sendiri. Meskipun sebenarnya bercanda dan mereka tertawa atau terlihat baik-baik saja, tapi hati siapa yang tahu?

Jangan sampai ketika kita tidak sengaja menyakiti mereka, ada doa yang Allah terima. Alhamdulillah kalau doanya baik, kalau buruk?

“Hati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada suatu penghalang pun antara doa tersebut dan Allah.” (HR Bukhari).

  • Hindari sikap tidak patuh terhadap orang tua

BAHAYA! Jangan sekali-sekali membantah! Untuk menghafal Al-Quran ini kamu butuh ridho Allah dan ridho Allah ada pada ridho orang tua. Kita sudah tidak asing dengan hadits di bawah ini, kan? Tapi apakah sudah diamalkan?

ضَى الرَّبِّ فِي رِضَى الوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَالِدِ

Ridha Allah tergantung pada ridha orang tua dan murka Allah tergantung pada murka orang tua.” (HR. Tirmidzi)

  • Hindari makan berlebihan

Apalagi junk food, itu bahaya banget! Terlalu banyak makan menyebabkan energi kita habis untuk menyokong kerja organ pencernaan. Selain itu, ini kata Imam Syafi’i :

لان الشبع يثقل البدن، ويقسي القلب، ويزيل الفطنة، ويجلب النوم، ويضعف عن العبادة

“Kekenyangan membuat badan menjadi berat, hati menjadi keras, menghilangkan kecerdasan, membuat sering tidur dan lemah untuk beribadah.”

  • Hindari main gadget kelamaan

Barangkali ini yang paling sulit, ya! Karena si petak ini emang ujian paling berat. Coba tanya sama diri sendiri, antara gadget sama Quran, mana yang lebih sering dipegang?

Selain itu, ternyata menurut medis, menatap gadget terlalu lama itu juga buruk dampaknya ke daya ingat. Apalagi kalau gadget itu digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

  • Hindari kurang tidur

Iya, tau, kalau kamu begadang demi Al-Quran. Baik ziyadah maupun murajaah. Tapi, untuk menjaga Al-Quran, kesehatan tidak boleh disepelekan. Selain itu, tubuh kita juga ada hak. Tubuh kita butuh istirahat.

Dengan tidur yang cukup, insyaallah energi kamu bangkit lagi untuk melanjutkan perjuangan dengan semangat yang baru 🙂

Eits, tapi jangan kebanyakan tidur juga, ya!

  • Hindari depresi

Ketenangan lahir batin sangat mempengaruhi hafalan kita. Jangan sampai kita merasa tertekan sehingga fokus kita terganggu dan hafalan pun nggak masuk-masuk.

Seharusnya, begitu sama Al-Quran, hati kita tenang, pikiran kita fokus. Barulah setelah itu, hafalan kita lancar.

  • Hindari rebahan alias malas olahraga

Termasuk yang jarang kita beri perhatian adalah kesehatan jasmani kita. Setidaknya ada satu olahraga yang dirutinkan setiap harinya. Lari pagi, misalnya. 

Menurut medis, lari dapat meningkatkan kemampuan otak kita, lho. Kalau begitu, jangan malas, ya! Ini demi hafalan kita, kan?

Dari 9 hal tersebut, nomor berapa aja, nih, yang udah dihindari? Semangat, ya, untuk menghindari yang lainnya!

Bismillah, kita bisa!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *