Puisi Untuk Palestina Oleh Santri Maskanul Huffadz

by in KOMFAZ Maret 27, 2021

telah ditampilkan pada acara LAFAZ (Lakon Maffaz) *Spesial Isra Mi’raj pada Ahad, 14 Maret 2021

santri Maskanul Huffadz Pusat tengah menampilkan drama bertemakan Peduli Palestina

Puisi ini berhasil menyentuh hati seluruh santri, pengurus, dan pengasuh Yayasan Maskanul Huffadz yang hadir di saung hari itu. Penampilan drama santri akhwat ini pun berhasil merebut juara pertama. Berikut puisinya :

Jeritan Hatiku

Hamparan tanah merah bersimbah darah

Para Syuhada . . . meneriakkan takbir berulang

Melawan para zionis yang yang meraja

Air mata penuh harap dan mulut yang tak henti untuk berdoa

memohon perdamaian untuk keduanya

Wahai manusia yang tinggal di ujung sana

inilah jeritan hatiku

Jeritan yang tak tertahankan

Tangis dan air mata pun tak terelakkan

Terus terurai mengiringi sedihnya hati

Adakah jeritanku terdengarkan?

Apakah deraian air mataku terusapkan?

Mungkinkah tangisku tergantikan?

Apa dosaku?

sampai mereka rampas masa kecilku

mereka hancurkan istana mungilku

mereka remukkan boneka dan mainanku

mereka hilangkan kasih sayang ibuku

mereka penjarakan pelukan ayahku

mereka pisahkan aku dan teman-temanku

mereka telah rampas segalanya dari hayatku

Kini yang tersisa hanya jeritanku

di antara puing-puing istana mungilku

Wahai yang jauh di ujung sana

Inilah jeritanku

Wahai yang sedang tertidur pulas di ujung sana

Inilah tangisanku

Wahai yang sedang tenggelam dalam canda tawanya

Aku memanggilmu

Mungkin kini kau sedang tersejukkan dengan rintikan hujan

Tapi kini ku sedang terpanaskan oleh hujan bom peluru beribuan

Kumenanti pelukan kasih sayang

Tapi semua masih kenangan

semua masih terimpikan

Apakah kau mendengarkan

rintihan dan tangisan?

Aku menantikan uluran tanganmu

Aku menantikan kepedulianmu

Aku menantikan doa dan harapan darimu

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *