Blog

Pentingnya Akhlak dan Tempat Terbaik untuk Melatihnya

by in Blog Agustus 11, 2021

إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الأَخْلاقِ
“Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak.”

(HR Al-Baihaqi dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu)

Urgensi belajar akhlak

Dilansir dari kompasiana.com, pendidikan akhlak adalah pembentukan perilaku baik yang menumbuhkan nilai moral kepada manusia yang akan mempengaruhi tingkah laku manusia tersebut.

Jadi, penting bagi kita untuk melatih diri dengan akhlak terpuji. Belajar bersabar, misalnya.

Kenapa harus berakhlak?

Agar kehidupan tidak rusak. Menjaga kehidupan bermasyarakat yang sehat. Saling tolong menolong, salin toleransi, dan masih banyak lagi contoh akhlak terpuji.

Kenapa harus dilatih?

Karena akhlak memang tidak serta merta melekat, karena ia bukan bakat.
Akhlak terbentuk karena pembiasaan, dan perlu usaha untuk menjadikan kebiasaan tentunya.

Seperti firman Allah dalam Q.S. Ar-Ra’d: 11

“…Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri…”

Jangan pikir orang yang berakhlak baik itu tidak melalui ujian yang berat.
Orang yang sabar dan pemaaf, tentu punya pilihan juga untuk marah. Tapi ia memilih untuk menjadi sabar, memilih untuk menjadi pemaaf, memilih untuk diam daripada meluapkan amarah.

Kemampuan untuk memilih itu didapatkan dengan cara dilatih.

Nah, kali ini penulis mau berbagi referensi tempat yang paling baik untuk sahabat belajar akhlak.

Kira-kira dimana ya?

Tenang, tempatnya ga jauh kok. Ga sampai menyebrangi samudera.
Yup tempat terbaik untuk belajar akhlak ada di rumah sahabat masing-masing.

Lho? Kok bisa? Rumahku kan bukan sekolah? Apalagi tempat kuliah?

Syaikh Sulaiman Ar Ruhaily dalam ceramahnya menjelaskan bahwa tempat terbaik belajar akhlak adalah di rumah karena di rumah tidak ada kepura-puraan, semua kepalsuan hilang, dan tidak ada yang tersisa melainkan akhlak aslinya.

Betapa banyak orang yang begitu baik kepada orang lain, namun ketika di rumah bersama keluarga perilakunya berbanding terbalik. Begitu ramah dengan tetangga, tapi mendadak pemarah saat di rumah.

Naudzubillah

Nah, sekarang kita buat self challenge yuk!

Mulai sekarang kita perbaiki dulu akhlak kita di rumah, akhlak kepada keluarga. Saling tegur sapa dengan keluarga, saling tolong menolong, dan saling memaafkan tentunya.

Sabar dengan ayah yang mungkin jarang ada di rumah, sabar dengan ibu yang mungkin sering minta bantu, sabar dengan adek yang suka ngeledek, sabar dengan bkakak yang kadang agak congkak, dan sebagainya.
Intinya, ada banyak ladang pahala di rumah.

Septiyani Ardila

Yuk, kita wujudkan surga di rumah kita!

Semoga Allah memberikan taufiq untuk semua usaha kita dalam mengejar ridhoNya . . .

Aamiin

Penulis: Septiyani Ardila

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *