Blog

Mufti Menk: Lakukan Ini Sekarang Sebelum Ramadhan!

by in Blog April 9, 2021

Akrab disapa Mufti Menk, ulama asal Zimbabwe ini bernama lengkap Ismail Ibn Musa Menk. Beliau dinobatkan sebagai satu dari 500 Muslim Paling Berpengaruh di dunia oleh Aal al-Bayt Institut for Islamic Thought di Yordania pada tahun 2013, 2014, dan 2017.

Dalam ceramahnya yang berbahasa Inggris, Mufti Menk menjelaskan betapa pentingnya persiapan menjelang Ramadhan. seperti apa persiapan yang dimaksud. Persiapan itu tidak lain adalah merencanakan hal-hal sebagai berikut:

  1. Berapa kali khatam Al-Quran selama Ramadhan
  2. Apa saja shalat sunnah yang hendak dikerjakan?
  3. Buku apa yang hendak dibaca untuk menambah wawasan selama Ramadhan?
  4. Ceramah yang hendak didengarkan untuk memupuk keimanan?
  5. Amalan tambahan di malam hari
  6. Belajar Al-Quran dengan membaca terjemahan atau tafsir untuk kemudian diamalkan
  7. Beberapa hal, karakter, maupun kebiasaan yang ingin kamu ubah selama Ramadhan (memandang Ramadhan sebagai peluang hijrah menjadi pribadi yang mebih baik lagi)

Intinya, segala sesuatu yang dilakukan untuk Ramadhan yang lebih berkesan dan produktif harus direncanakan mulai sekarang!

Mengapa? Mengapa harus sekarang?

Karena kita tidak tahu apakah besok kita masih bernyawa.

Itulah mengapa Rasulullah saw. dan para shahabat berdoa agar dipertemukan dengan Ramadhan sejak 6 bulan sebelumnya. Sebagaimana disebutkan dalam hadits:

كانوا يدعون الله تعالى ستة أشهر أن يبلغهم رمضان يدعونه ستة أشهر أن يتقبل منهم

“Dulu para sahabat, selama enam bulan sebelum datang Ramadhan, mereka berdoa agar Allah mempertemukan mereka dengan bulan Ramadhan. Kemudian, selama enam bulan sesudah ramadhan, mereka berdoa agar Allah menerima amal mereka selama bulan Ramadhan.” (Lathaif Al-Ma’arif, hlm. 264)

Mereka berdoa jauh-jauh hari karena mereka tidak tahu apakah akan bertemu Ramadhan lagi atau keburu dijemput maut. Hadits tersebut menggambarkan betapa istiewanya Ramadhan bagi para shahabat sehingga mereka sangat serius dalam berdoa.

Doa dan rencana adalah wujud dari pada niat. Niat baik yang belum atau tidak dapat terlaksana akan tetap berbuah pahala.

Dalam sebuah hadis qudsi, Rasulullah SAW juga menegaskan, “Sesungguhnya Allah telah menentukan kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan. Maka, barangsiapa yang berniat melakukan kebaikan, tetapi tidak melaksanakannya, Allah akan menetapkan baginya kebaikan yang sempurna. Dan, jika ia melaksanakannya, Allah akan menetapkan baginya 10 kebaikan sampai dengan 700 kali lipat. . . . “

Keseriusan niat terlihat dari perencanaan yang telah dibuat. Semakin detil perencanaan, semakin banyak pahala yang diraihnya meski ternyata tidak sempat bertemu dengan bulan Ramadhan apalagi menjalankannya.

Oleh karena itu buatlah rencana sedetil mungkin agar Ramadhan kali ini menjadi Ramadhan terbaik kita. Jadi, mau khatam berapa kali, nih?

Referensi: https://konsultasisyariah.com/19029-doa-menyambut-ramadhan.html

One Comment

Leave a Reply to Nurhidayah (@hally_etalase) Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *