Blog

Jauhi Dua Hal Ini agar Imanmu Terjaga

by in Blog Agustus 31, 2021

الإِيْمِانُ قَوْل وَ عَمَلٌ يَزِيْدُ وَ يَنْقُصُ

Iman itu adalah perkataan dan perbuatan, bertambah dan berkurang.” (Abu al-Hajjaaj Mujaahid bin Jabr al-Makki)

Iman adalah nikmat terbesar yang dimiliki setiap muslim. Menjaganya adalah wujud rasa syukur kita. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan berkurangnya keimanan. Namun 2 yang paling berbahaya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلاَ فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ

“Dua ekor serigala yang lapar kemudian dilepas, menuju seekor kambing, (maka kerusakan yang terjadi pada kambing itu) tidak lebih besar dibandingkan dengan kerusakan pada agama seseorang yang ditimbulkan akibat ambisi terhadap harta dan kehormatan.”

(HR. Ahmad)

Kecintaan terhadap harta

فَأَمَّا مَن طَغَى . وَءَاثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا . فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَى . وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى . فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى

“Adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).” (An-Nazi’aat/79: 37-41)

Imam Omar Sulaiman menyampaikan 4 cara mengatasi rasa cinta yang berlebihan terhadap harta yaitu:

  • Sedekah

“Jauhilah neraka walupun hanya dengan (sedekah) sebiji kurma, kalau kamu tidak menemukan sesuatu, maka dengan omongan yang baik.” (HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

  • Jangan boros. Bedakan kebutuhan dan keinginan

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan.”

  • Menahan dari kenikmatan

Contohnya dengan berpuasa. Menahan diri dari lezatnya makanan seharian membuat kita lebih bersyukur di saat berbuka. Umar bin Khattab ra. juga berkata bahwa apabila seseorang memiliki kasur yang nyaman, cobalah untuk sesekali tidur di bawah agar besoknya lebih mensyukuri nikmatnya tidur di kasur tersebut.

  • Senantiasa bersyukur

“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS. An-Naml: 19)

Kecintaan terhadap kehormatan

Melakukan kebaikan untuk mendapat pujian orang supaya dihormati dan disegani adalah bentuk syirik kecil yakni riya. Ibnul Qoyyim rahimahullah mengatakan, “Seseorang harus lebih mengutamakan/mencintai pandangan Allah dari pada pandangan manusia.”

Solusinya adalah merahasiakan amal baik untuk menjaga hati dari rasa ujub. Dengan amal yang dilakukan sembunyi-sembunyi juga dapat mendekatkan hubungan seorang hamba dengan Allah.

Itulah dua serigala yang dapat merusak iman kita. Semoga Allah melindungi kita semua dari keduanya. Aamiin

Sumber: 

https://muslim.or.id/1993-iman-bisa-bertambah-dan-berkurang.html

https://almanhaj.or.id/10681-bahaya-ambisi-terhadap-harta-dan-kehormatan-2.html

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *