Hindari, Penyakit 3M Menyebabkan Cara Pandang Kita Negatif

by in Blog November 19, 2021

“Cara pandang seseorang, menentukan kualitas hidup seseorang.”

-Jamil Azzaini-

Ada 3 hal yang menyebabkan cara pandang kita menjadi negatif, yaitu:

1. Menyalahkan 

Terbiasa menyalahkan orang lain akan akan menyebabkan cara pandang kita negatif. 

Hal ini telah dijelaskan dalam Al-Qur’an surah Al-Hujurat ayat 12, Allah berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.”

2. Membandingkan

Membandingkan hidup kita dengan hidup orang lain akan menyebabkan cara pandang kita menjadi negatif. 

Kita perlu fokus pada kekuatan diri sendiri tanpa perlu membanding-bandingkannya dengan orang lain. 

Yang boleh kita bandingkan adalah diri kita sendiri. 

“Apakah hidup kita tahun ini sudah lebih baik dari pada tahun yang lalu?”

Membandingkan diri sendiri sebagai tolak ukur kehidupan kita, sudah berkembang atau belum. 

Allah berfirman di dalam Al-Qur’an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18).

3. Membanggakan Diri

Membanggakan diri adalah bagian dari penyakit hati. Merasa diri sudah lebih baik dari orang lain, akhirnya justru ia tidak mau berbenah, tidak mau mendengar nasihat, dan tidak menerima ilmu dari orang-orang yang lebih rendah darinya. 

Yang muncul hanyalah kesombongan karena sudah merasa diri paling hebat dari yang lain. 

Larangan ini sudah Allah jelaskan dalam Al-Qur’an surah Luqman ayat 18:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ

Artinya: “Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”

Itulah, 3 penyakit kebiasaan yang harus kita hindari (Dikutip dari Jamil Azzaini, seorang motivator). 

Sekali lagi ingat hal ini, “Orang yang berkualitas memiliki cara pandang yang berkelas.”

Semoga bermanfaat ☺ 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *