Bosan Beraktivitas Tapi Sukses, Kok Bisa?

by in Blog November 19, 2021

Rasa bosan, malas, futur, biasanya disebabkan karena lelah menjalani aktivitas yang bersifat itu-itu saja.

Manusiawi memang. Sangat wajar jika hal itu pernah terjadi pada diri kita.

Pasti sering timbul pertanyaan dalam benak kita masing-masing, “Apa cuma saya yang merasakan bosan?”, “Kok dia happy banget ya, seperti gak ada masalah dalam hidupnya?”

Menemukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti itu memang sangat
langka ditemukan.

Lagi-lagi kita harus menyinggung tentang niat, kemauan, dan kerja keras.

Dikatakan dalam sebuah syair, “Jika sudah tidak niat dan tidak ada kemauan, 1000 alasan bisa kau kemukakan, namun jika niat dan kemauanmu begitu kuat, maka tak ada 1 alasan pun yang bisa menghalangi prosesmu kecuali Allah.”

Kita memang harus mencintai kebosanan. Melakukan pekerjaan yang sama
berulang kali, akan membuat kita terbiasa.

Semakin sering melakukan, semakin terbiasa, semakin mahir, semakin mudah, lama kelamaan akan melahirkan hasil yang luar biasa.

Dahlan Iskan mengatakan, “Setiap orang punya jatah gagal, maka habiskan
jatah gagalmu ketika kamu masih muda.”

Tenang, Allah gak pernah dzolim. Firman Allah SWT dalam surat Al Baqarah ayat 286:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Artinya:
“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. . .”

Ketika hari tidak berpihak sama kita, ketika keadaan terasa menyiksa, ketika semua urusan terasa begitu sempit dan sulit, cobalah untuk beristighfar.

“Barang siapa yang banyak beristighfar niscaya Allah akan memberikan jalan keluar bagi setiap masalahnya (yang menghadapinya) dan menjadikan kesenangan dalam kesusahannya serta memberinya rejeki dari arah yang tidak diduga.” (HR. Abu Daud)

Setiap perkataan ada tempatnya, setiap penyakit ada obatnya, begitu pula
hukum masalah, setiap persoalan ada solusinya.

Mungkin kamu berjuang sendiri, sehingga perasaan lelah datang menghampiri.

Pantas saja lelah, kamu lupa melibatkan Allah dalam setiap persoalan hidup.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an surah At-Thalaq ayat 2-3:

وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ،وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهُ إِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ أَمْرِهِ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا

Artinya: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS At-Thalaq :2-3)

Seharusnya kita malu dengan usaha yang tidak seberapa, tapi menuntut hasil yang luar biasa.

Bosan itu wajar, yang gak wajar adalah berhenti karena bosan.

Terakhir, ada sebuah kalimat yang mungkin bisa mewakili perasaan kita yang sempat bosan dengan pekerjaan atau rutinitas setiap hari.

“Satu-satunya cara untuk menjadi hebat adalah terus bersemangat ketika mengerjakan hal yang sama berulang-ulang. Anda harus jatuh cinta pada kebosanan.”

-Atomic Habits, James Clear-

Semoga bermanfaat 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *